Aceh

Jelang Penutupan TMMD ke-129, Satgas Kodim 0102/Pidie Pacu Finishing Lima Titik MCK dan Sumur Bor

×

Jelang Penutupan TMMD ke-129, Satgas Kodim 0102/Pidie Pacu Finishing Lima Titik MCK dan Sumur Bor

Sebarkan artikel ini

 

Satgas dan Warga Gotong Royong Kejar Target Rampungnya Fasilitas Air Bersih di Kecamatan Sakti

PIDIE | DETIKREPORTASE.COM – Menjelang upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun 2026, Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0102/Pidie menggenjot percepatan penyelesaian (finishing) sejumlah sasaran fisik yang tersisa. Salah satu fokus utama di penghujung program ini adalah merampungkan pembangunan lima titik fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) serta sumur bor di wilayah Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Senin (10/8/2026).

​Memasuki fase akhir pelaksanaan, pengerjaan sarana sanitasi dan air bersih tersebut kini telah menginjak tahap penyempurnaan akhir. Satgas bersama warga setempat bahu-membahu mengejar target waktu tanpa mengesampingkan standar kualitas konstruksi demi memastikan fasilitas dapat berfungsi optimal saat diserahterimakan kepada masyarakat.

​Koordinator Lapangan TMMD ke-129, Kapten Czi Putut Arianto, menegaskan bahwa percepatan yang dilakukan tetap mengutamakan mutu bangunan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

​“Kami terus memacu pekerjaan karena waktu pelaksanaan semakin dekat dengan penutupan TMMD. Namun, kami tidak ingin hanya mengejar selesai. Setiap pekerjaan tetap kami awasi agar hasilnya memenuhi standar dan benar-benar bisa digunakan serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kapten Czi Putut Arianto.

​Ia juga mengapresiasi tinggi keterlibatan aktif warga yang senantiasa mendampingi prajurit TNI bergotong royong di lapangan, yang sekaligus menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat.

​Jawaban atas Kebutuhan Dasar Sanitasi dan Air Bersih

​Kehadiran lima titik MCK dan sumur bor ini dirancang secara strategis untuk menjawab kebutuhan mendasar warga, utamanya dalam hal ketersediaan air bersih dan peningkatan kualitas sanitasi lingkungan. Fasilitas-fasilitas tersebut nantinya akan menunjang berbagai aktivitas publik, mulai dari kegiatan ibadah di meunasah, aktivitas pendidikan keagamaan di lingkungan dayah, hingga fasilitas penunjang di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

​Dengan rampungnya fasilitas dasar ini, diharapkan taraf kesehatan masyarakat serta penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di wilayah pedesaan dapat semakin meningkat secara berkelanjutan.

​✍️ Reporter : Tim | Editor : Redaksi | detikreportase.com | Pidie – Aceh

DETIKREPORTASE.COM : “Suarakan Fakta, Tegakkan Keadilan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250