Peresmian Jembatan Penghubung Ulee Tutue dan Pante Beureueh
PIDIE | DETIKREPORTASE.COM – Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Drs. Samsul Azhar dan Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., meresmikan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Gampong Ulee Tutue dengan Gampong Pante Beureueh, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Jumat (24/7/2026).
Peresmian sarana vital tersebut diawali dengan prosesi peusijuek (tepung tawar) yang dipimpin oleh Abi Sulaiman sebagai ungkapan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita serta peninjauan langsung kondisi jembatan oleh unsur Forkopimda bersama para tamu undangan yang hadir.
Penting Diketahui: Memahami regulasi serta pentingnya tata kelola pembangunan infrastruktur pedesaan merupakan kunci utama dalam mewujudkan pemerataan ekonomi daerah. Simak aturan selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/
Wujud Nyata Program Bantuan Presiden dan Sinergi TNI
Dalam sambutannya, Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa Jembatan Perintis Garuda merupakan Program Bantuan Presiden Republik Indonesia yang pelaksanaannya dipercayakan kepada TNI melalui Kementerian Pertahanan sebagai bentuk percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang membutuhkan akses transportasi memadai.
”Jembatan ini bukan sekadar penghubung dua gampong, tetapi menjadi simbol hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat. TNI mendapat amanah untuk mengerjakan dan mengawasi pembangunan agar terlaksana secara efektif, efisien, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” tegas Dandim.
Analisis Pembangunan dan Pengawasan: Penguatan infrastruktur desa dan transparansi tata kelola anggaran program daerah menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan fisik di wilayah. Pelajari bagaimana pola pengawasan tata kelola instansi diulas dalam laporan mendalam kami: https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan membuka akses yang sebelumnya terbatas, sehingga mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, mempermudah akses pendidikan, layanan kesehatan, aktivitas keagamaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Mutiara Timur.
Apresiasi Pemkab Pidie dan Harapan Jangka Panjang
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Republik Indonesia, Kementerian Pertahanan, jajaran TNI, serta seluruh pihak yang telah mendukung hingga pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat diselesaikan dengan baik.
Ia menilai jembatan ini memiliki nilai strategis yang tinggi dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat. “Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah. Petani dapat mengangkut hasil panen dengan lebih cepat, anak-anak memperoleh akses pendidikan yang lebih aman, serta fasilitas kesehatan lebih mudah dijangkau,” ujarnya.
Sekda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut sebagai aset bersama agar manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka panjang oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.
✍️ Tim Redaksi | detikreportase.com | Pidie – Aceh
DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Kebenaran, Menjaga Demokrasi





