Menanamkan Disiplin dan Karakter Bela Negara bagi Generasi Muda
SUBANG | DETIKREPORTASE.COM – Komandan Rayon Militer (Danramil) 0502/Pagaden Kodim 0605/Subang, Kapten Inf M. Saprudin, secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 570 siswa baru SMK Negeri 1 Cipunagara Tahun Ajaran 2026/2027. Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat ini digelar di lapangan sekolah pada Rabu (15/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran penting, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Cipunagara, dewan guru, serta seluruh staf tata usaha. Antusiasme peserta didik baru tampak nyata saat disambut oleh kakak kelas dari tingkat 11 dan 12 yang turut memeriahkan suasana. Mengingat peran strategis sekolah dalam membentuk masa depan bangsa, simak analisis mendalam kami mengenai tantangan pendidikan di era digital di sini: https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/
Membangun Karakter di Era Kompetisi Global
Dalam amanatnya, Kapten Inf M. Saprudin menegaskan bahwa MPLS adalah momentum krusial untuk menanamkan nilai-nilai dasar bela negara, disiplin, dan tanggung jawab. Bagi siswa SMK, karakter merupakan modal utama untuk menembus dunia kerja yang sangat kompetitif.
“Sebagai pelajar SMK, kalian dipersiapkan menjadi generasi yang memiliki kompetensi dan karakter yang kuat. Dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan orang yang cerdas secara akademik, tetapi juga pribadi yang disiplin, jujur, mampu bekerja sama, serta memiliki semangat pantang menyerah,” ujar Kapten Inf M. Saprudin.
Sebagai aparat pengawas dan pembina di wilayah, Danramil juga mengingatkan pentingnya integritas dalam setiap tindakan. Untuk memahami pentingnya etika dan integritas dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa, silakan baca artikel terkait berikut: https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/
Bijak Berteknologi: Internet untuk Inovasi
Danramil Pagaden memberikan peringatan keras terkait tantangan di era digital. Siswa diimbau untuk tidak terjebak dalam arus negatif media sosial seperti penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.
”Jadikan internet sebagai sarana belajar, berkreasi, dan berinovasi. Jangan gunakan teknologi sebagai tempat menyebarkan berita bohong (hoax), ujaran kebencian, ataupun perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri, orang tua, maupun almamater,” tegasnya.
Diharapkan melalui MPLS ini, lahir generasi unggul yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki rasa nasionalisme tinggi. Terkait dengan kemajuan daerah dan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, simak selengkapnya melalui kanal berita kami: https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/
✍️ Reporter : Ujang Suryana | detikreportase.com | Subang – Jawa Barat
DETIKREPORTASE.COM : Disiplin adalah Kunci, Karakter adalah Prestasi.





