Kalimantan Barat

Dugaan Penggelapan Memanas, RAT Koperasi Pelang Sejahtera Ricuh Akibat Pengurus Sembunyikan Data Keuangan

×

Dugaan Penggelapan Memanas, RAT Koperasi Pelang Sejahtera Ricuh Akibat Pengurus Sembunyikan Data Keuangan

Sebarkan artikel ini

Dugaan Penggelapan Memanas, RAT Koperasi Pelang Sejahtera Ricuh Akibat Pengurus Sembunyikan Data Keuangan

Ketapang,Detik Reportase.com Kalbar — Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pelang Sejahtera yang digelar pada Selasa (30/6/2026) berujung buntu dan terpaksa dibatalkan. Kericuhan dipicu oleh ketidakmampuan pengurus untuk menunjukkan data rincian keuangan periode tahun 2021 hingga 2023, di tengah bergulirnya isu dugaan penggelapan dana.
Para anggota yang hadir meradang karena hak mereka untuk mengetahui transparansi aliran dana, termasuk nominal pasti uang masuk dari pihak perusahaan mitra ke rekening koperasi, seolah ditutupi oleh pihak pengurus.

*Kejanggalan Undangan dan Manipulasi Kuorum*

Aroma kejanggalan sudah tercium sejak awal. Dari total 1.401 anggota resmi Koperasi Pelang Sejahtera, pengurus diketahui hanya menyebar undangan untuk 448 orang yang KTA aktif.

Logika kuorum semakin dipertanyakan setelah dari 448 KTA aktif undangan tersebut, hanya sekitar 204 orang yang hadir.

Mirisnya, demi memenuhi kuorum dan menyiasati sepinya kehadiran, pengurus diduga sengaja meminta para anggota membawa suami atau istri mereka agar kursi rapat terlihat penuh.

“Kami benar-benar kecewa. Ini RAT, tapi pengurus sama sekali tidak membawa rincian anggaran tahun 2021, 2022, dan 2023. Ada apa ini? Kenapa dari seribu lebih anggota, cuma 400 lebih yang diundang? Jelas kami curiga ada yang tidak beres dan sengaja disembunyikan,” ujar salah satu anggota dengan nada geram.

*Rapat Ditunda Akibat Desakan Anggota*

Akibat desakan yang kian memanas dan ketiadaan transparansi, pengurus Koperasi Pelang Sejahtera akhirnya mengambil langkah mundur. Mereka memutuskan untuk menunda RAT selama 7 hingga 10 hari ke depan dengan alasan ingin melakukan rapat internal pengurus terlebih dahulu.

Namun, keputusan penundaan ini tidak meredakan ketegangan. Anggota menegaskan akan terus mengawal kasus ini, terutama terkait dugaan penggelapan dana yang kini kian menguat akibat sikap defensif pengurus.

Kasus Dugaan penggelapan sedang dalam penyidikan Satreskrim Polres Ketapang, dan Penyidik akan memanggil kembali pengurus untuk dimintai keterangan tambahan.

Part: 19
Bersambung…

Detik Reportase com kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250