Malam Grand Final Jadi Kebanggaan Besar untuk Pelalawan
PEKANBARU|DETIKREPORTASE.COM – Malam puncak Grand Final Duta Pariwisata Riau 2026 menghadirkan kebahagiaan besar bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan setelah Wahyu Trinanda Puteri resmi dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Riau 2026 dalam ajang bergengsi tingkat Provinsi Riau yang berlangsung di Kota Pekanbaru.
Keberhasilan Wahyu Trinanda Puteri atau yang akrab disapa Wanda menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar dan masyarakat Pelalawan. Kemenangan tersebut dinilai bukan sekadar pencapaian individu, tetapi juga simbol keberhasilan generasi muda daerah dalam membawa identitas budaya Melayu ke panggung yang lebih luas.
Momen penuh haru juga datang dari ayahanda Wahyu, Dien Puga, yang menyampaikan apresiasi mendalam atas perjuangan dan dedikasi putrinya selama mengikuti rangkaian pemilihan Duta Pariwisata Riau 2026.
“Sebagai orang tua, kebahagiaan terbesar kami melihat Wahyu tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berwawasan luas, dan cinta budaya. Mahkota itu hanyalah simbol, substansinya adalah amanah untuk melayani dan mempromosikan keindahan Riau, khususnya Pelalawan,” ujar Dien Puga.
Keluarga Apresiasi Dukungan Pemerintah dan Masyarakat
Dalam pernyataannya, Dien Puga juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pemerintah Kabupaten Pelalawan, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan moral dan doa selama proses kompetisi berlangsung.
Menurutnya, kemenangan yang diraih Wahyu merupakan hasil kolaborasi banyak pihak, mulai dari keluarga, pelatih, pemerintah daerah, hingga masyarakat yang terus memberikan semangat.
“Kami menyadari bahwa kemenangan ini adalah hasil kolaborasi. Tanpa dukungan lingkungan dan bimbingan para pelatih, pencapaian ini tidak akan semudah ini diraih,” tambahnya.
Keluarga besar Wahyu juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers dan awak media di Riau yang dinilai turut memberikan dukungan melalui pemberitaan yang berimbang selama proses kegiatan berlangsung.
Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/
Usung Program Pelestarian Wisata dan Budaya Melayu
Wahyu Trinanda Puteri diketahui merupakan mahasiswi semester delapan Universitas Islam Riau (UIR) berusia 22 tahun. Ia lahir di Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, sebelum akhirnya menetap bersama keluarga di Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan sejak usia lima tahun.
Dalam kompetisi tersebut, Wahyu unggul berkat kemampuannya mengemas narasi wisata Pelalawan dengan pendekatan modern melalui tema “Pelalawan: Harmony of Nature and Malay Heritage”.
Program kerja yang diusungnya berfokus pada promosi digital destinasi ekowisata, pelestarian seni tradisi Melayu, serta pemberdayaan UMKM lokal melalui produk wisata bernilai ekonomi tinggi.
Konsep tersebut dinilai sejalan dengan pengembangan sektor pariwisata modern yang kini tidak hanya mengandalkan destinasi, tetapi juga kekuatan budaya dan ekonomi kreatif masyarakat.
Baca juga:
https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/
Dukungan Menuju Ajang Nasional di Bali
Menanggapi kemenangan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau, H. Tekad Parbatas Setia Dewa ST., MT., memberikan apresiasi terhadap peran keluarga dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda.
Ia menilai dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam membentuk pribadi yang siap bersaing di tingkat nasional.
“Kami mengapresiasi peran aktif orang tua seperti Dien Puga dalam mendidik generasi muda berakhlak mulia. Ini adalah modal utama bagi Wahyu untuk bersaing di tingkat nasional. Kami akan memastikan Wahyu siap tempur di Grand Final Duta Pariwisata Indonesia di Bali nanti,” tegasnya.
Dengan kemenangan tersebut, Wahyu Trinanda Puteri akan mewakili Provinsi Riau pada ajang Duta Pariwisata Indonesia yang dijadwalkan berlangsung di Bali dalam waktu dekat.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Kabupaten Pelalawan tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga memiliki generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta mampu membawa nama daerah ke tingkat nasional.
Baca lainnya:
https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/
✍️ Tim | detikreportase.com | Pekanbaru – Riau
DETIKREPORTASE.COM : Mengangkat Generasi Daerah Menuju Panggung Nasional





