Deli Serdang | detikreportase-Aksi kejahatan jalanan kembali meresahkan warga di wilayah Kabupaten Deli Serdang. Kali ini, peristiwa begal terjadi di Jalan Aras Kabu–Batang Kuis pada Sabtu pagi (28/03/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, saat aktivitas masyarakat tengah mulai ramai.
Korban diketahui bernama Susi Ernita Manurung. Ia menjadi sasaran empat pria tak dikenal yang diduga telah merencanakan aksinya. Dalam kondisi jalan yang sudah terang dan lalu lintas mulai hidup, para pelaku justru nekat melakukan pembegalan dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.
Menurut informasi yang dihimpun, korban yang tengah melintas tiba-tiba dihadang oleh para pelaku. Dengan gerak cepat dan penuh intimidasi, pelaku memaksa korban menghentikan kendaraannya. Dalam situasi terancam, korban tidak memiliki pilihan selain menyerahkan sepeda motor miliknya, Honda Vario, demi keselamatan diri.
Setelah berhasil menguasai kendaraan, keempat pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Korban hanya bisa menyaksikan sepeda motornya dibawa kabur, meninggalkan trauma mendalam atas peristiwa yang dialaminya.
Warga sekitar menyebutkan bahwa kawasan Jalan Aras Kabu–Batang Kuis memang sudah cukup lama dikenal rawan tindak kejahatan, khususnya begal. Meski kejadian kali ini berlangsung di pagi hari, hal tersebut tidak menyurutkan keberanian pelaku untuk beraksi.
“Di sini memang sudah sering kejadian seperti ini. Mau pagi atau malam tetap harus waspada,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Peristiwa ini kembali menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama bagi para pengguna jalan yang setiap hari melintas di jalur tersebut untuk bekerja maupun beraktivitas lainnya.
Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera meningkatkan patroli dan pengamanan di titik-titik rawan, khususnya di sepanjang Jalan Aras Kabu–Batang Kuis. Kehadiran aparat dinilai sangat penting untuk memberikan rasa aman dan mencegah kejadian serupa terulang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus tersebut. Namun masyarakat mendesak agar pelaku segera ditangkap dan keamanan di wilayah tersebut dapat segera dipulihkan.
(Admin2)





