Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara melaksanakan inisiatif sosial berskala besar bertajuk “Jumat Berkah” secara serentak di seluruh wilayah hukumnya pada Jumat (27/3/2026). Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis kepolisian dalam memperkuat modal sosial (social capital) dan membangun kepercayaan publik melalui pendekatan humanis.
Kegiatan yang melibatkan berbagai satuan fungsi dan Kepolisian Sektor (Polsek) jajaran ini, tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan materi, tetapi juga diintegrasikan dengan fungsi edukasi publik dan pengamanan wilayah.
Integrasi Pelayanan dan Kepedulian
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara, di bawah koordinasi Kasatlantas AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., mengombinasikan tugas operasional dengan aksi sosial. Sambil melakukan patroli rutin untuk memitigasi risiko kemacetan di sepanjang Jalan Lintas Kabupaten Batu Bara, personel Satlantas juga menyalurkan tali asih kepada warga yang membutuhkan.
Sementara itu, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) yang dipimpin oleh AKP Arifin Purba, S.H., M.H., melakukan intervensi sosial di Desa Perkebunan Lima Puluh. Selain mendistribusikan bantuan sembako, satuan ini memberikan edukasi preventif mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap peredaran zat terlarang.
Distribusi Bantuan di Tingkat Lokal
Inisiatif ini turut diimplementasikan oleh jajaran Polsek di berbagai kecamatan guna memastikan jangkauan bantuan yang lebih luas:
Sinergi Media: Polsek Indrapura, dipimpin AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H., menyalurkan bantuan beras kepada perwakilan awak media di Desa Sipare-pare, menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri dan pers.
Afirmasi Sosial: Kapolsek Lima Puluh AKP Salomo Sagala, S.H., dan Kapolsek Labuhan Ruku KOMPOL Cecep Suhendra, menyasar warga kurang mampu dan kaum dhuafa di wilayah masing-masing dengan bantuan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan telur.
Akses Desa: Di wilayah Medang Deras, Kanit Reskrim IPDA Muhammad Kadri, S.H., memfasilitasi distribusi bantuan sembako bagi warga di Desa Durian.
Transformasi Institusional
Kehadiran Polri secara masif dalam kegiatan sosial ini mencerminkan pergeseran paradigma kepolisian menuju model yang lebih inklusif. Institusi tidak lagi hanya dipandang sebagai penegak hukum formal (law enforcer), tetapi juga sebagai penyedia layanan sosial yang responsif terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Pihak Humas Polres Batu Bara menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan perwujudan dari peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai empati dan kemanusiaan.
Sumber: Humas Polres Batu Bara
Jurnalis : Red/Boys-3





