BeritaKalimantan Barat

TMMD Reguler ke-127 di Ketapang Resmi Dibuka: Mampukah TNI dan Pemda Percepat Pembangunan Desa?

522
×

TMMD Reguler ke-127 di Ketapang Resmi Dibuka: Mampukah TNI dan Pemda Percepat Pembangunan Desa?

Sebarkan artikel ini
Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Dandim 1203/Ketapang Letkol Inf Abu Hanifah membuka Program TMMD Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Bola Desa Selangkut Raya, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang.
Pembukaan TMMD Reguler ke-127 Tahun 2026 oleh Bupati Ketapang dan Dandim 1203 di Desa Selangkut Raya Kecamatan Sungai Laur

Upacara Pembukaan TMMD di Desa Selangkut Raya Sungai Laur

KETAPANG, KALBAR – DETIKREPORTASE.COM | Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.Tp., M.Si. bersama Dandim 1203/Ketapang Letkol Inf Abu Hanifah, S.H., M.I.P. di Lapangan Bola Desa Selangkut Raya, Kecamatan Sungai Laur, Selasa (10/02/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, yang menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan sebagai fondasi kemajuan nasional.

Upacara pembukaan diikuti unsur Batalyon TP 832/Pawan Asasta, Lanal Ketapang, Polres Ketapang, Kodim 1203/Ketapang, serta masyarakat setempat. Hadir pula Kasi Teritorial Korem 121/Abw dan sejumlah tamu undangan lainnya.

TMMD ke-127 ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik seperti infrastruktur desa, tetapi juga menyasar program nonfisik berupa penguatan wawasan kebangsaan, kesehatan masyarakat, serta peningkatan ketahanan sosial.

Pelaksanaan program negara seperti TMMD juga terikat oleh aturan hukum dan tanggung jawab pejabat publik dalam pengelolaan anggaran serta kewenangan lapangan. Untuk memahami posisi hukum tersebut dalam konteks nasional,

publik dapat membaca:
https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/

 

Komitmen Bupati dan Dandim untuk Membangun dari Desa

Dalam sambutannya, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi kepada TNI yang selama ini konsisten membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

Menurutnya, banyak desa di Kabupaten Ketapang masih membutuhkan akses infrastruktur, sarana ekonomi, dan layanan dasar, sehingga kehadiran TMMD menjadi bagian penting dalam menjembatani kesenjangan pembangunan antarwilayah.

Sementara itu, Letkol Inf Abu Hanifah selaku Dansatgas TMMD menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun Indonesia dari akar rumput.

“TMMD bukan hanya membangun jalan atau fasilitas fisik, tetapi juga membangun rasa kebersamaan, gotong royong, dan ketahanan wilayah,” ujarnya.

 

TMMD sebagai Instrumen Ketahanan Wilayah dan Sosial

TMMD selama ini dikenal sebagai salah satu program strategis nasional yang mengintegrasikan pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, dan pembinaan teritorial. Di banyak daerah, TMMD terbukti mempercepat akses transportasi desa, membuka keterisolasian, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, dan wawasan kebangsaan. Hal ini menjadikan TMMD sebagai program yang tidak hanya berorientasi jangka pendek, tetapi juga membangun daya tahan sosial masyarakat desa dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Di tingkat nasional, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan mulai digunakan untuk perencanaan wilayah, pemetaan desa, dan pengawasan pembangunan. Konteks ini relevan dengan TMMD yang kini bergerak menuju pembangunan berbasis data.

Selengkapnya di :
https://detikreportase.com/gemini-ai-mengubah-dunia-kerja-di-jakarta-ancaman-atau-peluang-bagi-pekerja-indonesia/

Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah dalam Pembangunan Nasional

TMMD Reguler ke-127 di Ketapang mencerminkan bagaimana pembangunan nasional tidak hanya bertumpu pada pusat, tetapi juga bergerak dari desa. Kolaborasi TNI dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk memastikan bahwa pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat di tingkat bawah.

Model seperti ini dinilai efektif karena menggabungkan disiplin, logistik, dan sumber daya TNI dengan kewenangan dan perencanaan pemerintah daerah.

Dalam konteks tata kelola nasional, pembangunan desa yang bersih dan tepat sasaran menjadi sangat penting agar tidak terjebak dalam praktik penyimpangan anggaran seperti yang terjadi pada sejumlah kasus subsidi di daerah.

Salah satu gambaran nasional dapat dilihat di:
https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/

 

Desa sebagai Fondasi Ketahanan Indonesia

Dibukanya TMMD Reguler ke-127 Tahun 2026 di Ketapang menegaskan bahwa desa adalah titik awal kekuatan Indonesia. Ketika infrastruktur, ekonomi, dan solidaritas sosial di desa diperkuat, maka ketahanan nasional ikut meningkat.

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam TMMD menjadi contoh bagaimana negara hadir langsung di tengah rakyat. Harapannya, pola ini terus berlanjut dan berkembang sehingga pembangunan Indonesia tidak lagi timpang, melainkan tumbuh merata dari desa hingga kota.

✍️ Slamet | detikreportase.com | Ketapang – Kalbar

DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Pembangunan dari Desa untuk Indonesia Kuat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250