BeritaNusa Tenggara Timur

Kerja Sama Pendidikan di Sikka: Pemkab Gandeng IKTL Dorong SDM Lokal, Apa Dampaknya bagi Masyarakat?

519
×

Kerja Sama Pendidikan di Sikka: Pemkab Gandeng IKTL Dorong SDM Lokal, Apa Dampaknya bagi Masyarakat?

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan kerja sama Pemkab Sikka dan IKTL Larantuka tentang pengembangan pendidikan dan program magang mahasiswa di Maumere NTT
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris saat menandatangani perjanjian kerja sama pengembangan pendidikan dan program magang mahasiswa di Kantor Bupati Sikka, Maumere, Jumat (6/2/2026).

Program magang dan praktik lapangan mahasiswa diarahkan untuk memperkuat layanan publik dan pembangunan desa

SIKKA, NUSA TENGGARA TIMUR | DETIKREPORTASE.COM — Pemerintah Kabupaten Sikka menjalin kerja sama strategis dengan Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) untuk mendorong pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah. Kolaborasi ini dipandang penting karena menyentuh langsung sektor pendidikan, pelayanan publik, dan pembangunan masyarakat berbasis desa.

Kerja sama ini menjadi relevan secara nasional karena sejalan dengan agenda negara dalam memperkuat kualitas pendidikan dan tata kelola pemerintahan daerah. Ketika daerah mampu mengelola pendidikan dan SDM dengan baik, maka daya saing nasional juga ikut terdongkrak.

 

Kerja sama resmi diteken di Kantor Bupati Sikka

Kesepakatan kerja sama tersebut dituangkan dalam dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, dan Rektor IKTL, Imelda Oliva Wissang, pada Jumat (6/2/2026) di Ruang Vidcon Iligai, Lantai II Kantor Bupati Sikka.

Melalui kerja sama ini, mahasiswa IKTL akan dilibatkan dalam berbagai program magang dan praktik lapangan di wilayah Kabupaten Sikka. Tujuannya adalah menyinergikan keilmuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat dan pemerintahan daerah.

 

Fokus pada Tri Dharma dan penguatan desa

Rektor IKTL, Imelda Oliva Wissang, menyampaikan bahwa kolaborasi ini tidak hanya bersifat administratif, melainkan diarahkan untuk menyatukan teori dan praktik mahasiswa di lapangan.

“Fokus kerja sama mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada sektor strategis, mulai dari pengembangan pendidikan, pembangunan lingkungan dan infrastruktur, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan menitikberatkan pada inovasi dan digitalisasi layanan publik, termasuk tata kelola pemerintahan desa, agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif dan transparan.

 

Mahasiswa diminta turun langsung kumpulkan data

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya akan ditempatkan sebagai peserta magang, tetapi juga sebagai mitra pengumpul data dan pengamat kondisi sosial masyarakat.

“Kita ingin mahasiswa membantu dengan cara turun langsung melihat kondisi sebenarnya, bukan hanya mengandalkan data yang sudah ada. Mereka akan dibekali indikator yang tepat agar menghasilkan data yang bisa diandalkan,” kata Juventus.

Pendekatan ini diharapkan mampu membantu pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang lebih akurat dan berbasis fakta lapangan.

 

Dimensi hukum dan tata kelola publik

Dalam konteks tata kelola pemerintahan dan penggunaan data publik, tanggung jawab pejabat dan lembaga juga diatur dalam KUHP Baru yang mulai berlaku secara nasional. Kerangka hukumnya dapat dipahami lebih lanjut melalui:

Baca selengkapnya di sini →
https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/

Kerja sama pendidikan dan pengelolaan data desa yang transparan menjadi penting untuk mencegah kesalahan kebijakan, penyimpangan anggaran, maupun lemahnya akuntabilitas publik.

 

Pola nasional penguatan institusi daerah

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi juga menjadi bagian dari upaya nasional memperkuat institusi lokal. Dalam berbagai kasus, lemahnya kapasitas dan pengawasan daerah kerap menjadi pintu masuk masalah tata kelola.

sebagaimana tergambar dalam peta nasional penindakan korupsi:
https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/

Publik dapat menelusuri pola tersebut sebagai bahan pembanding terhadap berbagai program pembangunan daerah.

 

Harapan publik dan langkah ke depan

Kerja sama Pemkab Sikka dan IKTL kini menjadi ujian awal bagi model pembangunan berbasis pendidikan dan riset lapangan. Masyarakat berharap kehadiran mahasiswa dan dosen di desa-desa tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan warga.

Dengan sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan, publik menantikan lahirnya kebijakan yang lebih akurat, transparan, dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat Sikka.

✍️ Yuven Fernandez | DETIKREPORTASE.COM | Sikka – Nusa Tenggara Timur

DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Pendidikan dan Masa Depan Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250