Pelantikan Kades PAW menjadi ujian transparansi dan keberlanjutan pemerintahan desa
KETAPANG | DETIKREPORTASE.COM — Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, S.H., secara resmi melantik Saparudin sebagai Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Tempurukan, Selasa (4/2/2026). Prosesi yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum penting bagi kesinambungan pemerintahan desa serta peningkatan pelayanan publik di wilayah Kecamatan Muara Pawan dan sekitarnya.
Pelantikan ini tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan administratif, tetapi juga membuka babak baru dalam upaya penguatan tata kelola desa yang lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa jabatan kepala desa adalah amanah rakyat yang tidak boleh dijalankan sekadar sebagai formalitas kekuasaan.
“Pelantikan ini bukan seremoni. Ini adalah tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat dan mengelola pemerintahan desa secara jujur, terbuka, dan profesional,” tegas Jamhuri Amir.
Peran hukum dan tanggung jawab Kepala Desa dalam pemerintahan
Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa setiap kebijakan yang diambil kepala desa membawa konsekuensi hukum dan sosial. Transparansi dan akuntabilitas bukan hanya etika, tetapi juga kewajiban hukum yang mengikat pejabat publik.
Sebagai rujukan nasional tentang bagaimana tanggung jawab pidana, administrasi, dan etik pejabat publik diatur dalam sistem hukum Indonesia, masyarakat dapat melihat kerangka hukumnya melalui:
Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/
Kerangka ini menjadi penting karena kepala desa mengelola anggaran, aset, serta program pembangunan yang langsung bersentuhan dengan kepentingan warga.
Aspirasi masyarakat dan prioritas pembangunan desa
Dalam dialog terbuka yang digelar usai pelantikan, Wakil Bupati menyerap berbagai aspirasi dari Kepala Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Ia mengakui bahwa dalam mekanisme perencanaan pembangunan — dari musyawarah desa hingga kabupaten — masih terdapat kebutuhan masyarakat yang belum seluruhnya terakomodir.
Saparudin, selaku Kepala Desa PAW, menyampaikan sejumlah usulan prioritas, antara lain perbaikan jembatan menuju fasilitas pendidikan, serta penanganan tanggul dan normalisasi saluran air guna mendukung produktivitas pertanian.
Wakil Bupati menyatakan bahwa seluruh usulan tersebut akan dikaji dan ditindaklanjuti sesuai dengan regulasi dan kemampuan fiskal daerah.
Pengawasan publik dan tata kelola nasional
Pengelolaan dana desa dan pembangunan di tingkat lokal menjadi perhatian nasional, karena berbagai kasus menunjukkan bahwa lemahnya pengawasan kerap berujung pada penyimpangan.
Pola pengawasan dan penindakan secara nasional dapat ditelusuri melalui:
https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/
Peta tersebut menunjukkan bahwa penguatan transparansi di tingkat desa dan kecamatan menjadi kunci agar pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat, bukan sekadar formalitas anggaran.
Efisiensi anggaran dan tantangan pembangunan pedesaan
Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah menghadapi tantangan efisiensi anggaran akibat kebijakan nasional. Meski demikian, Pemkab Ketapang terus berupaya menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan, khususnya dalam pembangunan jalan, infrastruktur pertanian, dan ketahanan pangan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun desa, terutama di tengah keterbatasan fiskal.
Pelantikan Kepala Desa PAW Tempurukan bukan hanya pergantian pejabat, melainkan titik awal penguatan tata kelola desa. Dengan kepemimpinan baru, pengawasan publik, dan sinergi dengan pemerintah daerah, masyarakat berharap pembangunan tidak hanya berjalan, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat nyata. Publik juga dapat terus mengikuti dan mengawasi jalannya pemerintahan desa agar setiap rupiah dan setiap kebijakan benar-benar berpihak pada kesejahteraan warga.
✍️ Slamet | DETIKREPORTASE.COM | Ketapang – Kalimantan Barat
DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Tata Kelola Desa dan Kepentingan Rakyat





