BeritaKalimantan Barat

Ketapang Dorong Jagung Hibrida Demi Ketahanan Pangan: Polisi Turun ke Lahan, Seberapa Besar Manfaatnya bagi Petani?

516
×

Ketapang Dorong Jagung Hibrida Demi Ketahanan Pangan: Polisi Turun ke Lahan, Seberapa Besar Manfaatnya bagi Petani?

Sebarkan artikel ini
Polsek Matan Hilir Selatan cek lahan jagung hibrida di Desa Kemuning Biutak Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat
Fhoto : Personel Polsek Matan Hilir Selatan bersama perangkat Desa Kemuning Biutak dan petani melakukan pengecekan kesiapan lahan sebelum penanaman jagung hibrida di Kabupaten Ketapang.

Polsek Matan Hilir Selatan Cek Langsung Lahan Jagung Hibrida

KETAPANG | DETIKREPORTASE.COM – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor Ketapang. Bersama Pemerintah Desa Kemuning Biutak, personel Polsek Matan Hilir Selatan turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan kesiapan lahan pertanian yang direncanakan untuk penanaman jagung hibrida, Sabtu (17/01/2026).

Pengecekan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah awal untuk memastikan bahwa seluruh aspek pendukung pertanian telah siap sebelum masa tanam dimulai. Mulai dari kondisi fisik tanah, sistem pengairan, hingga luasan lahan yang disiapkan menjadi fokus utama pemeriksaan di lapangan.

Kegiatan berlangsung dengan melibatkan perangkat desa dan para petani setempat. Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian tersebut menjadi simbol nyata sinergi antara Polri dan pemerintah desa dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung perekonomian masyarakat pedesaan.

 

Sinergi Polri dan Desa untuk Ketahanan Pangan

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Matan Hilir Selatan AKP Jumadi Hutabarat, S.H. menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari tanggung jawab sosial institusi kepolisian dalam mendukung program strategis pemerintah.

Menurutnya, jagung hibrida dipilih karena memiliki produktivitas tinggi dan potensi hasil panen yang lebih baik dibandingkan jagung konvensional. Dengan pengelolaan yang tepat, komoditas ini diharapkan mampu menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Matan Hilir Selatan.

“Polri hadir bukan hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Pendampingan terhadap sektor pertanian adalah bentuk dukungan kami agar program ketahanan pangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar AKP Jumadi Hutabarat.

Ia juga menambahkan bahwa pengecekan awal sangat penting untuk meminimalkan kendala di tengah proses tanam, sehingga petani dapat bekerja lebih fokus dan terarah.

 

Petani Termotivasi, Desa Optimistis Hasil Panen Meningkat

Pemerintah Desa Kemuning Biutak menyambut baik keterlibatan Polsek Matan Hilir Selatan dalam kegiatan tersebut. Bagi pihak desa, kehadiran aparat kepolisian memberikan rasa aman sekaligus dorongan moral bagi para petani untuk lebih serius mengelola lahan pertanian mereka.

Pendampingan lintas sektor dinilai mampu membangun kepercayaan diri petani, khususnya dalam mengadopsi pola tanam jagung hibrida yang membutuhkan perencanaan dan perawatan lebih terukur. Selain itu, koordinasi antara desa, petani, dan aparat kepolisian juga diharapkan dapat mempercepat penyelesaian persoalan teknis di lapangan.

Sejumlah petani mengaku optimistis bahwa program ini dapat meningkatkan hasil panen sekaligus pendapatan keluarga. Jagung hibrida dinilai memiliki nilai jual yang stabil dan prospek pasar yang menjanjikan, terutama jika dikelola secara berkelanjutan.

 

Dari Lahan ke Meja Makan, Dampak Nyata bagi Masyarakat

Program penanaman jagung hibrida di Desa Kemuning Biutak tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi pertanian semata, tetapi juga sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa. Dengan ketersediaan pangan yang memadai, masyarakat diharapkan lebih tahan menghadapi gejolak ekonomi dan fluktuasi harga bahan pokok.

Keterlibatan Polri dalam pendampingan ini sekaligus menjadi contoh pendekatan humanis dan solutif dalam membangun masyarakat. Polisi tidak hanya hadir saat terjadi persoalan, tetapi juga mengambil peran preventif dan produktif demi kesejahteraan warga.

Dengan kesiapan lahan yang telah dicek sejak awal, proses penanaman jagung hibrida diharapkan dapat berjalan sesuai rencana. Ke depan, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan petani ini diharapkan mampu menjadi model kolaborasi yang bisa diterapkan di wilayah lain di Kabupaten Ketapang.

 

Ikuti Saluran WhatsApp Detikreportase.com

Agar tidak tertinggal berita penting, isu hukum, dan laporan publik pilihan langsung dari redaksi.

Tanpa spam. Ringkas. Terpercaya.

📲 Gabung di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VbBRVcA3mFYAtoCNkg0N

✍️ Slamet | detikreportase.com | Ketapang – Kalimantan Barat

DETIKREPORTASE.COM : Ketahanan Pangan Desa, Polisi Hadir untuk Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250