TANGERANG KOTA, Detik Reportase.com — Polres Metro Tangerang Kota menggelar rilis akhir tahun kinerja kepolisian sepanjang 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari dan dihadiri Wali Kota Tangerang Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar, para Pejabat Utama (PJU) Polres, serta awak media di Kota Tangerang.
Peningkatan Crime Total Dipengaruhi Kejahatan Digital
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 terjadi peningkatan crime total. Hal tersebut sejalan dengan meningkatnya jumlah laporan masyarakat kepada kepolisian.
Menurut Kapolres, salah satu faktor utama peningkatan laporan adalah maraknya kejahatan berbasis media sosial, khususnya penipuan digital, yang menyebabkan kerugian materiil bagi masyarakat dan mendorong korban untuk melapor secara aktif.
Penyelesaian Perkara Mengalami Peningkatan Signifikan
Meski angka laporan meningkat, Kapolres menegaskan bahwa kinerja penyidik juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, Polres Metro Tangerang Kota mencatat keberhasilan dalam penanganan sebanyak 3.846 perkara, mencakup kejahatan konvensional hingga tindak pidana serius.
Capaian tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan kepastian hukum dan pelayanan kepada masyarakat.
Dinamika Kejahatan Konvensional
Dalam rilis tersebut, Kapolres juga mengungkapkan bahwa kejahatan konvensional mengalami dinamika dengan tren naik dan turun pada beberapa jenis tindak pidana. Polres Metro Tangerang Kota terus melakukan evaluasi dan langkah antisipatif untuk menekan angka kejahatan di wilayah hukumnya.
Pengungkapan Kasus Benih Lobster Ilegal
Di bidang penegakan hukum, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Tangerang Kota mencatat capaian penting dengan mengungkap dugaan praktik pengelolaan benih lobster ilegal.
Pengungkapan kasus ini dinilai sebagai bentuk keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas kejahatan yang berdampak pada kerugian negara serta berpotensi merusak ekosistem dan lingkungan.
Program Kawasan Bebas Macet dan Operasi Lalu Lintas
Di sektor lalu lintas, Polres Metro Tangerang Kota mencanangkan program “Kawasan Bebas Macet” di sejumlah ruas jalan arteri sejak Juli 2025. Program tersebut dipadukan dengan pelaksanaan operasi rutin, termasuk Operasi Zebra Jaya 2025, yang menitikberatkan pada penertiban pelanggaran lalu lintas, khususnya pengendara sepeda motor.
Pengamanan Nataru dan Arus Mudik Lebaran
Selain pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Metro Tangerang Kota juga aktif melaksanakan Pos Pengamanan (Pospam) dan Operasi Ketupat Jaya 2025 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.
Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.
Pemberantasan Narkoba Jadi Fokus Utama
Kasus narkoba menjadi perhatian khusus Polres Metro Tangerang Kota, terutama pada periode Juli hingga Desember 2025. Upaya pemberantasan difokuskan pada peredaran sabu dan obat-obatan terlarang, termasuk obat daftar G.
Kapolres menyebutkan bahwa peredaran narkoba dinilai berkontribusi besar terhadap munculnya tindak pidana lain, seperti kekerasan dan gangguan kamtibmas.
“Pemberantasan narkoba terus menjadi prioritas kami karena dampaknya sangat luas terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari.
Penulis: Amanda Putri, S.M
Detik Reportase.com
Tangerang Raya





