BeritaKalimantan Barat

PWK Apresiasi Ormas PETIR Perbaiki Ruas Jalan KM 23–KM 26 di Ketapang

521
×

PWK Apresiasi Ormas PETIR Perbaiki Ruas Jalan KM 23–KM 26 di Ketapang

Sebarkan artikel ini

Aksi nyata perbaikan jalan poros Pelang–Sungai Kepuluk

**KETAPANG | DETIKREPORTASE.COM** – Ketua Persatuan Wartawan Kalimantan Barat (PWK) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap aksi nyata yang dilakukan **Organisasi Masyarakat PETIR** dalam membantu perbaikan ruas jalan poros Pelang–Sungai Kepuluk, tepatnya pada kilometer 23 hingga kilometer 26, di Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang.Kegiatan perbaikan jalan tersebut dilakukan melalui penimbunan dan penataan badan jalan yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah. Aksi swadaya ini dinilai sangat membantu masyarakat, mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan aktivitas sosial dan ekonomi warga setempat.

Ketua PWK Verry Liem menilai keterlibatan Ormas PETIR mencerminkan kepedulian sosial yang tinggi terhadap kondisi infrastruktur daerah. Menurutnya, langkah tersebut patut diapresiasi karena memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang setiap hari menggantungkan mobilitasnya pada akses jalan tersebut.

Gotong royong bantu aktivitas masyarakat

Ruas jalan Pelang–Sungai Kepuluk selama ini dikenal sebagai jalur utama bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari transportasi keluarga, akses pendidikan, hingga pengangkutan hasil kebun dan komoditas pertanian. Kondisi jalan yang rusak, terutama saat musim hujan, kerap menyulitkan pengguna jalan dan berpotensi membahayakan keselamatan.Melalui kegiatan penimbunan dan perbaikan yang dilakukan secara gotong royong, Ormas PETIR berupaya memulihkan kembali fungsi jalan agar dapat dilalui dengan lebih aman dan nyaman. Aksi ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar yang merasakan langsung manfaatnya.

“Ini adalah kegiatan sosial yang sangat positif. Saat masyarakat membutuhkan penanganan cepat, Ormas PETIR hadir dan melakukan tindakan konkret. Hal seperti ini perlu diapresiasi,” ujar Verry Liem.

Ia menambahkan, keterlibatan ormas dalam kegiatan sosial kemasyarakatan menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga dapat didukung oleh partisipasi aktif masyarakat.

Peran ormas dalam mendukung pembangunan daerah

Menurut Ketua PWK, apa yang dilakukan Ormas PETIR menjadi contoh bahwa organisasi masyarakat dapat berperan strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah yang membutuhkan perhatian cepat. Kolaborasi antara masyarakat, ormas, dan pemangku kepentingan dinilai mampu meringankan beban warga.Verry juga menekankan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini memiliki nilai lebih, bukan hanya dari sisi perbaikan fisik jalan, tetapi juga dalam memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Ketika masyarakat bergerak bersama memperbaiki lingkungan dan infrastruktur, di situlah nilai solidaritas tumbuh. Ormas PETIR telah menunjukkan contoh nyata,” katanya.

Ia berharap aksi serupa dapat dilakukan oleh organisasi masyarakat lainnya, sehingga peran ormas tidak hanya dikenal melalui kegiatan internal, tetapi juga kontribusinya terhadap kepentingan publik.

Dorong perhatian berkelanjutan dari pemerintah

Meski mengapresiasi langkah swadaya yang dilakukan Ormas PETIR, PWK juga mengingatkan pentingnya perhatian berkelanjutan dari pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur, khususnya jalan-jalan poros yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.Verry menyebut, perbaikan yang dilakukan secara swadaya tentu sangat membantu, namun tetap dibutuhkan penanganan jangka panjang agar kerusakan tidak kembali terulang. Ia mendorong adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi sosial dalam menjaga kualitas infrastruktur daerah.

“Ini jalur penting bagi masyarakat. Kami berharap pemerintah daerah terus memberi perhatian agar akses ekonomi warga tidak terganggu,” ujar Verry.

Di sisi lain, PWK menilai aksi Ormas PETIR juga menjadi pengingat bahwa partisipasi masyarakat adalah kekuatan besar dalam pembangunan. Ketika kepedulian sosial tumbuh, berbagai persoalan di lapangan dapat diatasi secara bersama-sama.

Aksi perbaikan jalan di KM 23–KM 26 tersebut kini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi kelancaran aktivitas warga Kecamatan Matan Hilir Selatan dan sekitarnya, sekaligus menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

✍️ Tim | detikreportase.com | Ketapang – Kalimantan Barat

DETIKREPORTASE.COM : Gotong Royong Membangun, Akses Warga Terjaga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250