Upacara penuh khidmat di Gedung Lapatau
SOPPENG | DETIKREPORTASE.COM – Suasana sore itu berbeda dari biasanya di **Gedung Lapatau**, Jalan Kesatria, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Jumat (15/8/2025). Sekitar pukul 14.30 Wita, dentingan suara musik, derap langkah tegap, dan raut wajah serius para anggota **Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)** memenuhi aula besar yang dipenuhi tamu undangan. Hari itu, 79 putra-putri terbaik Kabupaten Soppeng resmi dikukuhkan menjadi Paskibraka tahun 2025. Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., selaku pembina upacara.
Pengukuhan ini menjadi momen yang dinanti setelah para anggota Paskibraka melewati serangkaian seleksi ketat, pelatihan fisik, pembinaan mental, serta penanaman nilai-nilai nasionalisme sejak 27 Juli hingga 16 Agustus 2025.
Turut hadir dalam prosesi ini Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pj. Sekretaris Daerah, para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta orang tua anggota Paskibraka.
79 putra-putri pilihan
Formasi Paskibraka tahun ini terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari anggota **TNI dan Polri** hingga siswa-siswi SMA sederajat yang terpilih mewakili sekolah dan kecamatan masing-masing. Mereka diseleksi bukan hanya berdasarkan kemampuan fisik dan keterampilan baris-berbaris, tetapi juga sikap, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan. Bupati Soppeng dalam sambutannya menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka adalah kehormatan besar sekaligus amanah yang tidak semua orang bisa dapatkan. “Pengukuhan ini bukan sekadar acara formal. Ini adalah tanda bahwa kalian dipercaya membawa nama baik Kabupaten Soppeng, bahkan bangsa dan negara. Tugas kalian bukan hanya pada 17 Agustus nanti, tapi juga menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Apresiasi dari Kapolres Soppeng
Usai kegiatan, Kapolres Soppeng **AKBP Aditya Pradana** memberikan apresiasi khusus kepada para anggota Paskibraka. Menurutnya, perjuangan menjadi anggota Paskibraka tidak mudah, karena memerlukan komitmen tinggi dan kesiapan mental yang matang. > “Saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang baru saja dikukuhkan. Ini adalah amanah besar dan kebanggaan tersendiri. Semoga semangat juang, kedisiplinan, dan rasa nasionalisme yang telah terbentuk selama pelatihan dapat terus terjaga, tidak hanya saat bertugas di upacara 17 Agustus, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Aditya.
Kapolres juga mengungkapkan bahwa momen seperti ini sangat penting untuk memperkuat semangat persatuan, terutama di tengah tantangan zaman yang serba cepat dan penuh distraksi. “Nilai-nilai kebangsaan tidak boleh hanya hidup di upacara kenegaraan, tapi juga menjadi pegangan di setiap langkah kehidupan,” tambahnya.
Momen haru bersama keluarga
Salah satu bagian yang paling menyentuh hati adalah ketika para anggota Paskibraka berdiri berbaris di depan panggung, kemudian orang tua mereka maju mendampingi. Air mata haru terlihat di beberapa wajah, baik dari orang tua maupun anak-anak yang selama hampir tiga minggu berlatih jauh dari rumah. Bagi banyak orang tua, melihat anaknya mengenakan seragam putih-putih Paskibraka adalah kebanggaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. “Rasanya campur aduk, bangga sekali. Latihan mereka berat, tapi anak-anak ini kuat. Semoga mereka tetap rendah hati dan membawa semangat ini sampai dewasa,” tutur salah satu orang tua anggota Paskibraka.
Pengorbanan dan latihan keras
Pelatih Paskibraka Kabupaten Soppeng mengungkapkan bahwa latihan yang dijalani para anggota bukan hanya soal fisik. Mereka dibekali materi tentang sejarah perjuangan bangsa, wawasan kebangsaan, hingga pelatihan kepemimpinan. Setiap hari mereka memulai aktivitas sejak pukul 05.00 pagi, mulai dari pemanasan, latihan baris-berbaris, hingga penguatan stamina. Pada siang dan malam hari, mereka mengikuti sesi pembinaan mental dan evaluasi. “Mereka adalah anak-anak hebat. Disiplin, semangatnya luar biasa, dan kompak meski berasal dari latar belakang berbeda,” ujar salah satu pelatih.
Makna peringatan kemerdekaan
Pengukuhan Paskibraka ini menjadi salah satu rangkaian penting menjelang peringatan **HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia** di Soppeng. Nantinya, pada tanggal 17 Agustus 2025, para anggota Paskibraka ini akan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Lapangan Gasis, Soppeng. Kapolres Aditya berharap momentum ini dapat membangkitkan kembali rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda. “Kalau anak-anak kita memiliki semangat seperti anggota Paskibraka ini, masa depan bangsa akan cerah. Karena mereka dibentuk bukan hanya untuk menjadi pengibar bendera, tapi juga sebagai calon pemimpin masa depan,” pungkasnya.
Penutup: Merah putih di dada, semangat di jiwa
Upacara pengukuhan yang berlangsung hingga pukul 15.15 Wita itu ditutup dengan sesi foto bersama dan salam hangat antara para pejabat daerah dengan anggota Paskibraka. Sorak sorai, tepuk tangan, dan pelukan hangat menjadi penutup hari bersejarah tersebut. Di luar gedung, langit Soppeng sore itu mulai meredup. Namun, semangat merah putih di dada para anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan terasa begitu terang. Mereka melangkah pulang bersama keluarga, dengan janji dalam hati untuk menjaga amanah, mengabdi pada negeri, dan mengharumkan nama Soppeng di setiap langkah.
✍️ Andi Rosha | detikreportase.com | Soppeng – Sulawesi Selatan
DETIKREPORTASE.COM : Mengabarkan Semangat Merah Putih





