BeritaTangerang Raya

Hari Lahir Pancasila 2025: Rusli & Rizma Serukan Persatuan Melawan Polarisasi Bangsa.“Pancasila Bukan Sekadar Simbol, Tapi Kompas Moral Bangsa!”

354
×

Hari Lahir Pancasila 2025: Rusli & Rizma Serukan Persatuan Melawan Polarisasi Bangsa.“Pancasila Bukan Sekadar Simbol, Tapi Kompas Moral Bangsa!”

Sebarkan artikel ini

JAKARTA |DETIKREPORTASE.COM–

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2025, Rusli Hamdani dan Rizma tampil menyuarakan ajakan moral yang kuat: perkokoh Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa di tengah situasi sosial yang makin terfragmentasi oleh polarisasi politik dan kepentingan sempit.

Melalui sebuah unggahan visual digital yang menyedot perhatian publik, keduanya tampil mengenakan pakaian adat Nusantara di hadapan peta Indonesia bernuansa merah-putih. Di tengah visual itu, tertulis pesan utama yang sederhana namun mendalam: “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.”

Pancasila, Tak Hanya Dihafal – Tapi Harus Dihidupi

Rusli Hamdani menekankan pentingnya menjadikan Pancasila bukan hanya sebagai teks yang dibaca saat upacara, tapi sebagai nilai hidup sehari-hari. “Pancasila bukan sekadar dasar negara. Ia adalah kekuatan moral yang harus terus ditanamkan dan diamalkan, terutama dalam memperkuat semangat persatuan dan gotong royong,” ujar Rusli.

Ia juga mengingatkan bahwa di tengah arus globalisasi dan disinformasi digital, nilai-nilai Pancasila justru harus menjadi penjaga akal sehat kolektif bangsa Indonesia.

Rizma: “Beda Itu Biasa, Asal Tujuan Kita Sama: Indonesia Maju!”

Rizma menambahkan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila adalah momen reflektif untuk seluruh anak bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam sekat-sekat identitas yang memecah belah. “Indonesia ini majemuk. Tapi jangan jadikan perbedaan sebagai alasan untuk bercerai-berai,” tegasnya.

Menurut Rizma, justru dari keberagaman itulah Indonesia bisa tumbuh kuat, jika semangat gotong royong dan toleransi terus dirawat.

Garuda Jangan Sekadar Dipasang di Dada

Pesan Rusli dan Rizma juga menyindir fenomena simbolisme kosong—di mana Pancasila hanya dijadikan hiasan tanpa penghayatan. “Kita sering lihat Garuda, bendera, dan semboyan dipajang megah, tapi nilai-nilainya tidak menjiwai kebijakan dan perilaku publik,” kata Rusli. Ia mendorong agar elite politik dan pejabat publik menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan musyawarah.

Pancasila Adalah Pilar Demokrasi, Bukan Alat Kekuasaan

Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya perayaan sejarah, tapi pengingat bahwa dasar negara ini dibentuk untuk menjaga rakyat, bukan menindasnya. Rizma menyoroti pentingnya menjauhkan Pancasila dari komodifikasi kekuasaan. “Pancasila itu alat pemersatu rakyat, bukan alat justifikasi untuk membungkam perbedaan pendapat,” katanya tegas.

Dari Bung Karno, Untuk Masa Depan Indonesia

Sebagai informasi, Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni, menandai momen ketika Bung Karno pertama kali memperkenalkan lima sila dalam pidatonya di tahun 1945. Sejak saat itu, Pancasila menjadi fondasi ideologis negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat.

Pancasila Butuh Perjuangan Baru di Era Digital

Di era post-truth dan algoritma sosial media, tantangan baru muncul. Narasi kebencian, politik identitas, dan hoaks menjadi ancaman nyata bagi semangat kebangsaan. Rusli dan Rizma percaya bahwa Pancasila perlu diperjuangkan kembali—bukan dengan pidato dan seremoni, tapi lewat tindakan nyata dalam ruang digital, sosial, dan kebijakan.

Harapan untuk Generasi Muda

Rusli dan Rizma juga menitipkan harapan khusus kepada generasi muda agar tidak kehilangan arah di tengah gempuran budaya instan dan individualisme. “Kalau generasi tua berjuang angkat senjata, maka generasi sekarang berjuang dengan kesadaran, kolaborasi, dan aksi nyata,” ujar Rizma.

✍️ Rusli / Rizma|Detikreportase.com | Tangerang Raya

DETIKREPORTASE.COM – Mendengar Suara Bangsa, Menjaga Nyala Pancasila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250