BeritaNusa Tenggara Timur

Ziarah Yubileum dan Perpisahan SLB Bhakti Luhur Maumere: Doa, Air Mata, dan Cinta di Gua Maria Mageria

365
×

Ziarah Yubileum dan Perpisahan SLB Bhakti Luhur Maumere: Doa, Air Mata, dan Cinta di Gua Maria Mageria

Sebarkan artikel ini

SIKKA |DETIKREPORTASE.COM

– Pagi yang syahdu di Gua Maria Mageria, Paga, menjadi saksi haru dan sukacita 122 peziarah dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Bhakti Luhur Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. Dalam semangat Yubileum 2025, sekolah ini memadukan momen sakral ziarah rohani dengan perpisahan penuh cinta bagi siswa kelas VI, IX, XII, dan para guru yang akan bertugas di tempat baru.

Ziarah ini berlangsung pada Sabtu, 24 Mei 2025. Dengan empat kendaraan utama dan puluhan sepeda motor, rombongan memulai perjalanan dari Kota Maumere sejak pukul 06.00 WITA, menyusuri jalan Trans Ende-Maumere sejauh 30 kilometer ke arah barat.

Perpisahan yang Hangat: Piagam, Lagu, dan Tangis Haru

Sesampainya di Mageria, kegiatan diawali dengan acara perpisahan di aula. Para siswa berkebutuhan khusus yang telah menuntaskan ujian akhir diberi piagam penghargaan, sebagai bentuk pengakuan atas perjuangan luar biasa mereka. Momen ini diiringi hiburan sederhana nan menyentuh—puisi, lagu, dan atraksi dari anak-anak.

Kehangatan terasa di setiap sambutan, terutama saat para guru berpamitan. Perpisahan bukanlah akhir, melainkan langkah baru dalam perjalanan pendidikan yang penuh makna.

Doa Rosario dan Ekaristi Bersama Pastor Ino: “Bunda Maria, Hadirkan Mujizat!”

Usai makan siang, kegiatan berlanjut dengan Doa Rosario di depan Gua Maria, dilanjutkan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Ino, O. Carm.. Dalam homilinya, Pastor Ino mengungkapkan kekaguman atas kekuatan cinta orang tua yang menyuapi anak-anak mereka, serta kemampuan siswa-siswi yang tampil memukau dalam liturgi dengan membaca puisi dan memainkan keyboard.

“Saya sangat bahagia menyaksikan anak-anak luar biasa ini. Mereka hadir bukan hanya dengan keterbatasan, tapi juga dengan anugerah dan semangat luar biasa,” kata Pastor Ino. Ia menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi pendidikan anak, baik secara akademik maupun spiritual.

Suster Corrie: “Ini Ziarah Perdana yang Libatkan Semua”

Kepala SLB Bhakti Luhur Maumere, Suster Corrie, ALMA, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan perdana ini. Ia memberi apresiasi kepada para orang tua yang turut menyumbangkan kendaraan pribadi demi kelancaran ziarah.

“Kegiatan ini jadi titik awal yang baik. Saya berharap ke depan komunikasi antara guru dan orang tua makin erat, agar perkembangan anak terpantau secara utuh—dari pengetahuan, keterampilan, hingga kerohanian,” ujarnya penuh harap.

Lebih dari Ziarah, Ini Adalah Ikrar Bersama

Ziarah dan perpisahan ini lebih dari sekadar acara tahunan. Ia menjadi simbol kekuatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan iman. Di tengah tantangan mendidik anak berkebutuhan khusus, kebersamaan hari itu menegaskan bahwa cinta, doa, dan harapan adalah tiga pilar yang mampu menembus segala keterbatasan.

Semoga dari altar Gua Maria Mageria, tumbuh generasi tangguh yang diberkati dan siap menaklukkan masa depan, langkah demi langkah.

✍️ Yuven Fernandez | DetikReportase.com | Sikka, Nusa Tenggara Timur

DETIKREPORTASE.COM – Mengabarkan Pendidikan, Menyalakan Masa Depan Anak Negeri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250