MANADO,DETİKREPORTASE.COM–
Dalam semangat solidaritas dan kebersamaan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar peringatan Hari Buruh Internasional 2025 secara meriah dan penuh makna di Kota Manado. Acara yang dipusatkan di ruang serbaguna Kantor Wali Kota Manado tersebut dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, termasuk Irdam XIII Merdeka Brigjen TNI Bagus Suryadi Tayo yang mewakili Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Suhard, serta Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie.
Kegiatan ini mengusung tema nasional “Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional” dengan tagline “May Day is Kolaborasi Day”. Tema ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan ekonomi sekaligus mendorong kesejahteraan pekerja di tengah dinamika global.
Berbagai Kegiatan Sosial Warnai Peringatan May Day 2025
Peringatan Hari Buruh di Sulut tak hanya bersifat seremonial, tetapi diwarnai dengan aksi nyata seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembagian sembako bagi para buruh dan pekerja. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan fisik dan sosial para buruh di daerah ini.
Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Gubernur Sulut Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi di Sulut. Ia menyebut kontribusi TNI-Polri, dunia usaha, organisasi buruh, serta tenaga pendidik dan pekerja sebagai fondasi penting pembangunan daerah.
Komitmen Pemerintah Naikkan UMP dan UMSP
Gubernur Sulut juga mengumumkan langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan pekerja. “Tahun ini, Pemerintah Provinsi menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi sebesar 6,5% dan Upah Minimum Sektoral sebesar 2% untuk sektor tertentu. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjamin keadilan dan meningkatkan taraf hidup pekerja,” ujar Victor mewakili Gubernur.
Pemerintah juga menjanjikan kebijakan investasi yang seimbang, di mana perlindungan hak-hak pekerja berjalan seiring dengan penciptaan iklim usaha yang sehat. Kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dianggap sebagai elemen krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sosial.
Penyerahan Simbolis JKK dan JKM, Serta Bantuan Sembako
Rangkaian kegiatan May Day juga diramaikan dengan penyerahan simbolis program perlindungan sosial oleh BPJS Ketenagakerjaan, termasuk Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada keluarga pekerja. Selain itu, bantuan berupa bahan pokok turut diberikan kepada para buruh sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial.
Pejabat Daerah dan Unsur Forkopimda Hadiri Kegiatan
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di Sulut, antara lain Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Kabinda Sulut Brigjen TNI Raymond Marojahan, Danlantamal VIII Manado Laksma TNI May Franky Pasuna Sihombing, Danlanudsri Manado Marsma TNI Antariksa Anondo, hingga Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait.
Selain itu, tampak hadir Sekprov Sulut Tahlis Galang, Kadisnakertrans Sulut Rahel Ruth Rotinsulu, Kadis Kominfo Steven Evans Liow, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado Sunardy Syahid, serta Ketua Gabungan Aliansi Buruh Sulawesi Utara Tommy Sampelan.
Semua unsur yang hadir menggarisbawahi pentingnya semangat kebersamaan dan kesetaraan dalam membangun kesejahteraan buruh, memperkuat produktivitas daerah, dan menciptakan Sulawesi Utara yang inklusif dan adil bagi seluruh lapisan masyarakat.
✍ Micheal Lintang | detikreportase.com | Manado, Sulawesi Utara





