BeritaNusa Tenggara Timur

25 Alumni Diutus: SMK Katolik St. Ignasius Wairterang Cetak Generasi Tangguh Masa Depan

429
×

25 Alumni Diutus: SMK Katolik St. Ignasius Wairterang Cetak Generasi Tangguh Masa Depan

Sebarkan artikel ini

SIKKA |DETIKREPORTASE.COM

– Di bawah langit senja dan semilir angin pantai Warangbeach Cottage, Sabtu (10/5/2025), SMK Swasta Katolik Santo Ignasius Wairterang kembali mengutus para alumninya ke dunia luas. Momentum “Tugas Perutusan” keempat ini menjadi tanda lepas bagi 25 siswa yang telah menuntaskan pendidikan dan uji kompetensi dengan nilai Berkompeten.

Mengusung tema “Satukan Genggaman Bersama Untuk Menggapai Masa Depan Yang Cerah dan Jadilah Generasi Terbaik Bangsa”, kegiatan ini menggambarkan harapan besar bagi lulusan SMK untuk menjadi agen perubahan bangsa, sekaligus menjadi pelecut semangat generasi muda di pelosok Waigete, Kabupaten Sikka.

Berangkat dari Keterbatasan, Melangkah dalam Kebersamaan

Kepala Sekolah I Selvesman, S.Fil, dengan suara tenang namun tegas menyampaikan refleksi perjalanannya bersama keempat angkatan alumni. “Hari ini, untuk keempat kalinya saya berdiri di sini menyampaikan kata pisah yang kami bingkai dalam semangat perutusan. Kami pernah melepas 35 alumni di angkatan pertama, 27 di angkatan kedua, 22 di angkatan ketiga, dan kini 25 orang di angkatan keempat,” katanya.

Ke-25 alumni ini berasal dari tiga jurusan: Usaha Perjalanan Wisata (2 siswa), Perhotelan (15 siswa), dan Agribisnis Ternak Ruminansia (8 siswa). Mereka telah menyelesaikan PKL di berbagai tempat bergengsi seperti Balai Besar Pelatihan Peternakan Noelbaki Kupang, PT Ilemandiri Tour and Travel, hingga Capa Resort dan Moni Ecolodge.

“Meski kami terbatas fasilitas, semangat dan kekeluargaan di sekolah ini adalah yang utama. Anak-anak ini lulus uji kompetensi dengan hasil yang membanggakan,” tambah Selvesman.

Sabda Perutusan dan Suara Alumni: Harapan untuk Melangkah

Kegiatan dibuka dengan ibadat sabda perutusan yang dipimpin Fr. Nikodemus Rainaldo Nai, frater asal Seminari Bunda Segala Bangsa (BSB) yang tengah menempuh formasi calon imam. Dalam homilinya, Frater Niko menekankan pentingnya cinta kasih dalam membangun relasi.

“Kita jangan hanya berteman di media sosial. Interaksi nyata, saling menyapa, dan kehadiran fisik jauh lebih penting dalam membangun relasi yang bermakna,” ungkapnya.

Sementara itu, Yani—salah satu alumni jurusan Perhotelan—menyampaikan pesan menyentuh atas pengalaman tiga tahun bersekolah. “Kami belajar bukan hanya dari pelajaran, tapi dari rasa tanggung jawab, kebersamaan, dan keberanian untuk mengakui kesalahan. Terima kasih karena telah membentuk kami dalam kasih dan karakter,” ujarnya.

Ajak Anak SMP Gabung: Ada Pembebasan Uang Sekolah

Menutup sambutannya, Yani juga mengajak adik-adik lulusan SMP untuk bergabung dengan SMK Katolik St. Ignasius Wairterang. “Bagi keluarga kurang mampu, ada pembebasan uang sekolah hingga tiga tahun. Kesempatan ini nyata, jangan lewatkan.”

Acara ini turut dihadiri oleh para orang tua wali, guru, dan tokoh masyarakat yang memberikan doa restu untuk para alumni yang akan melangkah menuju dunia kerja atau studi lanjutan.

✍️ Yuven Fernandez | DetikReportase.com | Sikka, Nusa Tenggara Timur

DETIKREPORTASE.COM – Mengabarkan Pendidikan, Menyalakan Masa Depan Anak Negeri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250