Uncategorized
2
×

Sebarkan artikel ini

Menjelang bulan suci Ramadan yang sarat dengan peningkatan konsumsi masyarakat, Polres Batu Bara mengambil langkah preventif dengan menerjunkan personel Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) untuk melakukan pemantauan ketat terhadap 14 komoditas bahan pokok penting di Pasar Inpres Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Jumat (6/3/2026).

​Langkah proaktif ini dilakukan untuk memitigasi potensi gejolak harga serta menjamin ketersediaan stok pangan di tengah masyarakat. Dalam operasi ini, Sat Reskrim Polres Batu Bara bersinergi dengan tim lintas sektoral dari Pemkab Batu Bara, yakni Disnaker Perindag, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Perikanan dan Peternakan, serta Bagian Perekonomian Setdakab.

Iptu Kriswanto,S.H.,M.H., Yang memimpin jalannya pemantauan, menegaskan bahwa kehadiran Polri di lapangan bukan sekadar memonitor harga, melainkan juga untuk memastikan tidak adanya praktik penimbunan barang oleh oknum tidak bertanggung jawab yang dapat memicu kelangkaan.

​”Tugas kami memastikan alur distribusi pangan berjalan normal. Kami mengawasi secara detail 14 komoditas utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga yang spekulatif,” ujar Kriswanto di sela-sela pemantauan.

​Berdasarkan data lapangan yang dihimpun tim gabungan, harga sejumlah komoditas terpantau stabil. Beras medium saat ini berada di angka Rp14.000 per kilogram, daging sapi Rp130.000 per kilogram, dan daging ayam ras di harga Rp40.000 per kilogram. Untuk kebutuhan bumbu dapur, cabai merah dijual di harga Rp40.000 per kilogram, sementara bawang merah dan putih masing-masing di kisaran Rp37.000 dan Rp35.000 per kilogram.

​Ali Y. Saman, Katim Subbidang Pengendalian Barang Pokok Disnaker Perindag Kabupaten Batu Bara, menyatakan bahwa koordinasi lintas instansi ini akan terus diperkuat.

​”Stok di pasar masih sangat mencukupi. Kami bersama Polres Batu Bara akan terus bergerak di lapangan untuk mengawasi ketat fluktuasi harga. Jika ditemukan ketidakwajaran dalam distribusi, kami tidak akan segan untuk melakukan tindakan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

​Operasi pemantauan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB ini berlangsung kondusif. Hingga berita ini diturunkan, tidak ditemukan adanya kendala berarti dalam rantai distribusi maupun kelangkaan barang pokok. Polres Batu Bara mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dan tetap mengedepankan pola konsumsi yang bijak selama bulan Ramadan. (Red/Boys-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250