SIKKA,DETIKREPORTASE.COM
– Sebanyak 123 peserta didik dari Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sikka mengikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan yang digelar selama empat hari, mulai Rabu (23/4/2025) hingga Sabtu (26/4/2025).
Peserta ujian terdiri dari 10 orang untuk Paket A, 44 orang untuk Paket B, dan 69 orang untuk Paket C. Seluruh peserta mengikuti ujian dengan menggunakan sistem aplikasi Google Form by Link, sebuah pendekatan berbasis teknologi yang telah diterapkan sejak tahun 2024.
Dorong Pemanfaatan Teknologi di Pendidikan Non Formal
Kepala SPNF SKB Sikka, Yosefa Kolin, S.Pd, kepada DetikReportase.com pada Kamis (24/4/2025), menjelaskan bahwa penggunaan sistem Google Form ini bertujuan untuk memperkenalkan peserta didik pada teknologi digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan.
“Ini sudah tahun kedua kami gunakan sistem ini. Selain mempermudah, juga memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk lebih dekat dengan teknologi, walaupun mereka berasal dari jalur pendidikan non formal,” jelas jebolan FKIP Bahasa Inggris Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang itu.
Menurut Yosefa, sistem ini sangat membantu efisiensi dalam pelaksanaan ujian. “Waktu, tenaga, dan biaya bisa ditekan karena semua proses dikerjakan secara online. Tutor bisa langsung melihat hasil ujian karena nilai muncul otomatis setelah soal dijawab,” katanya.
Kadis PKO Sikka Tinjau Langsung Proses Ujian
Pada hari pertama pelaksanaan ujian, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Germanus Goleng, S.Sos, bersama Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Yeremias Dubu, S.E, turut menyambangi lokasi ujian di SPNF SKB Sikka.
Dalam kunjungan tersebut, Germanus memberikan motivasi langsung kepada para peserta didik.
“Syukur kalian sudah sekolah di SKB yang kualitasnya setara dengan lembaga pendidikan formal. Jadi jangan malas belajar. Ikuti ujian sampai tuntas dan kerjakan semua tugas dengan serius agar kalian bisa lulus,” tegas Germanus.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga nama baik SPNF SKB Sikka. “Tegakkan kepala kalian dan bangga sekolah di SKB. Jangan pernah merasa minder. Justru bersyukurlah karena kalian mendapatkan pendidikan secara gratis di sini,” tutupnya penuh semangat.
Ujian Praktek: Kreativitas Jadi Sorotan
Sebelumnya, pada 11 April 2025, para peserta telah mengikuti ujian praktik yang mencakup berbagai bidang seni dan keterampilan. Beberapa di antaranya meliputi seni budaya, tarian daerah, prakarya, masakan tradisional, melukis, serta membuat hiasan dinding dan bunga dari bahan daur ulang.
Ujian praktik ini menjadi bagian penting dari pendidikan kesetaraan yang menitikberatkan pada aspek keterampilan dan kreativitas, membentuk peserta didik yang tidak hanya cakap akademis tetapi juga terampil secara praktis.
✍️ Yuven Fernandez | detikreportase.com | Sikka, Nusa Tenggara Timur





